KUPAS TUNTAS NEW || BANYUMAS
Di tengah masifnya arus digitalisasi yang kerap mengintervensi ruang sidang, tiga mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Harapan Bangsa (UHB) berhasil menorehkan prestasi gemilang. Wulan Febriyanti, Fita Dwi Oktafiani, dan Nabila Rizky Rahmayanti sukses menyabet Juara 1 Tingkat Nasional dalam Essay Competition LAWVERSARY 2026 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Minggu, 5/07/2026.
Kemenangan ini diraih lewat ulasan kritis bertajuk "Keadilan di Tengah Sorotan Publik: Analisis Pengaruh Opini Publik terhadap Penegakan Hukum dalam Kasus Aktivis Banyumas." Karya ilmiah ini dinilai juri sangat relevan dengan dinamika hukum kontemporer saat ini.
Dalam esainya, tim UHB membedah dua sisi mata uang dari peran ruang publik digital dalam mengawal kasus-kasus hukum sensitif, khususnya yang menimpa aktivis lokal.
Di satu sisi, media sosial diakui memiliki daya dorong positif untuk menciptakan transparansi, memperkuat pengawasan horizontal, dan membuka ruang partisipasi masyarakat sipil salah satunya melalui mekanisme amicus curiae (sahabat pengadilan). Namun di sisi lain, mereka memberikan peringatan keras mengenai fenomena trial by social media.
"Pengawasan publik adalah instrumen penting dalam negara hukum yang demokratis. Namun, keadilan tidak boleh didikte oleh riuhnya ruang digital. Penegakan hukum harus tetap berdiri tegak secara objektif, murni bersandarkan pada fakta, alat bukti yang sah, dan koridor hukum yang berlaku, bukan karena tekanan opini publik," tegas tim dalam analisisnya.
Analisanya yang tajam mengupas bagaimana opini yang belum terverifikasi di media sosial kerap menjelma menjadi tekanan psikologis dan institusional yang mengancam independensi aparat penegak hukum.
Keberhasilan draf ilmiah ini tidak lepas dari bimbingan intensif dosen Program Studi Hukum UHB, Pujangga Chandrawijayaning Fajri, S.H., M.H., yang terus mengawal akurasi metodologi dan ketajaman analisis tim sejak awal penyusunan.
Prestasi nasional ini menjadi bukti nyata bahwa Program Studi Hukum UHB berkomitmen melahirkan calon yuris yang tidak hanya cakap secara teori, tetapi juga responsif, berani, dan kritis terhadap isu-isu penegakan hukum di lapangan. Capaian ini diharapkan menjadi pemantik bagi mahasiswa lain untuk terus memberikan sumbangsih pemikiran bagi perkembangan hukum di Indonesia.

