KUPAS TUNTAS NEW: Pendidikan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Maret 2026

Kronologi Dugaan Korupsi Dana BOS di SMP Negeri 6 Tambun Utara Oleh Kepsek



BEKASI | Kupastuntasnew.com 

Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 6 Tambun Utara, Kabupaten Bekasi menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan penyimpangan anggaran pada tahun 2024 hingga 2025. Berikut kronologi yang dirangkum dari berbagai informasi dan sorotan masyarakat:

1. Tahun 2024 – Sekolah Terima Dana BOS Ratusan Juta Rupiah

Pada tahun anggaran 2024, SMP Negeri 6 Tambun Utara menerima dana BOS dengan total mencapai ratusan juta rupiah untuk berbagai kegiatan operasional sekolah. Dana tersebut dialokasikan untuk beberapa pos, di antaranya:

Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler

Administrasi kegiatan sekolah

Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah

Pengadaan barang dan perlengkapan sekolah

Salah satu pos yang menjadi perhatian adalah anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah yang disebut mencapai sekitar Rp270.880.000 untuk periode 2024–2025.

2. Muncul Pertanyaan Publik soal Dana Pemeliharaan

Seiring berjalannya waktu, sejumlah pihak mulai mempertanyakan penggunaan dana tersebut. Hal ini karena kondisi bangunan sekolah dinilai masih relatif baru dan tidak terlihat adanya pekerjaan pemeliharaan besar yang signifikan di lingkungan sekolah.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat:

ke mana sebenarnya dana pemeliharaan ratusan juta rupiah tersebut digunakan.

3. Dugaan Laporan Kegiatan Tidak Sesuai Fakta

Dari penelusuran awal dan informasi yang beredar, muncul dugaan bahwa beberapa kegiatan yang dilaporkan dalam penggunaan dana BOS diduga:

tidak sepenuhnya dilaksanakan,

nilainya tidak sesuai dengan realisasi di lapangan, atau

diduga terdapat mark-up anggaran dalam pengadaan barang dan jasa.

Bahkan, muncul dugaan adanya laporan kegiatan yang bersifat fiktif, di mana kegiatan tercatat dalam laporan administrasi tetapi tidak terlihat pelaksanaannya.

4. Sorotan dari Aktivis dan Pemerhati Pendidikan

Isu ini kemudian mendapat perhatian dari sejumlah aktivis dan pemerhati pendidikan di Kabupaten Bekasi. Mereka menilai pengelolaan dana BOS harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, mengingat dana tersebut merupakan anggaran negara yang diperuntukkan bagi kepentingan pendidikan.

Sejumlah pihak juga meminta agar pihak sekolah membuka data penggunaan anggaran secara rinci kepada publik.

5. Desakan Audit dan Pemeriksaan

Meningkatnya sorotan publik membuat sejumlah kalangan mendesak agar:

Inspektorat Kabupaten Bekasi melakukan audit penggunaan anggaran,

Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi melakukan evaluasi terhadap pengelolaan dana BOS di sekolah tersebut, serta

jika ditemukan unsur pidana, aparat penegak hukum diminta turun tangan melakukan penyelidikan.

6. Publik Menunggu Klarifikasi Pihak Sekolah

Hingga isu ini berkembang luas, masyarakat menunggu klarifikasi resmi dari pihak sekolah, khususnya kepala sekolah, terkait penggunaan dana BOS tersebut agar polemik tidak berkembang menjadi spekulasi.

Jika Anda ingin, saya juga bisa membuat:

versi berita investigasi yang lebih tajam seperti laporan media nasional,

headline super viral yang kuat untuk portal berita, atau

simulasi rincian dugaan korupsi Rp270 juta dana pemeliharaan agar pemberitaan terlihat lebih detail dan kuat.

Red

Kamis, 13 November 2025

SDN PASIR GOMBONG 01 MELAKSANAKAN SHALAT DUHA 2 MINGGU SEKALI.

 

BEKASI | Kupastuntasnew.com

SDN pasir Gombong 01 melaksanakan shalat duha setiap 2 Minggu sekali yang dipimpin oleh guru agama Ustadz Gilang Ramadhan S.Sos,Mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 semua siswa siswi berserta guru guru melaksanakan shalat duha di halaman depan sekolah, Jum'at/14/11/2025. walaupun SDN Pasir Gombong 01 belum ada Kepala Sekolah nya ,tetapi kegiatan belajar mengajar terus berjalan.

Menurut salah satu guru SDN Pasir Gombong 01 mengatakan"Alhamdulillah bang di sini mah , walaupun belum ada kepala Sekolah nya tetapi kegiatan Belajar dan Mengajar ( KBM )nya lancar, walaupun agak tersendat untuk pembiayaan nya , karena dana BOS belum bisa di cairkan sampai 2 bulan ini untuk Triwulan 4 ,dan kemaren pun ada kunjungan dari DPR-RI Rieke Diah Pitaloka ( Bu Oneng )tanpa di dampingi Kepala Sekolah hanya guru dan Komite Sekolah aja yang mendampingi"ucap beliau.

Ketika di konfirmasi salah satunya orang tua murid yang kebetulan ada di sekolah tersebut sedang menunggu anaknya mengatakan"shalat duha setiap 2 Minggu sekali bang, Alhamdulillah biar anak-anak kita tahu kewajiban sebagai muslim yaitu mendirikan shalat wajib maupun shalat sunah bang"ucap salah satu orang tua siswa yang tidak mau disebutkan namanya tersebut.

Harapan dari Gilang Ramadhan,S.Sos sebagai guru agama disekolah SDN Pasir Gombong 01 "harapan Kita melaksanakan shalat duha ini adalah untuk mengenalkan Shalat wajib dan shalat sunah kepada semua siswa siswi yang ada di sekolah ini bang, semoga kelak mereka menjadi anak-anak yang Sholeh dan Sholeha dan berakhlak mulia di kehidupan sehari-hari mereka"ucap guru agama tersebut.

Dan acara pun ditutup dengan doa bersama yang di pimpin Gilang Ramadhan,S.Sos.

                                                                                      Wawan/A.R 

Rabu, 15 Oktober 2025

Usai Santap Makan Bergiji Gratis Puluhan Siswa SMPN 1 Laguboti Diduga Keracunan.

TOBA - Kupastuntasnew.com

Setelah menyantap makanan bergiji gratis yang dibagikan di sekolah SMPN 1 Laguboti, Kabupaten Toba sebanyak 48 siswa diduga keracunan. Rabu 15/10/2025.

Sesudah makan para siswa mulai merasakan gejala seperti mual, muntah, pusing, mulas, nyeri ulu hati 

dan sesak napas. Mereka kemudian dilarikan ke Puskesmas Laguboti untuk mendapatkan penanganan medis dan observasi awal.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, dr.Freddi Seventry Sibarani, membenarkan kejadian tersebut. 

Menurutnya, sejumlah siswa kemudian dirujuk ke Rumah Sakit HKBP Balige dan RSUD Porsea mengunakan beberapa unit ambulans, antara lain 2 unit PSC, 1 unit Puskesmas Laguboti, 1unit Puskesmas Soposurung, 1unit Pemuda Batak Bersatu, dan 1 unit RSUD Porsea.

Dinas Kesehatan Kabupaten Toba turut menangani kejadian ini dan telah turun langsung bersama loka POM untuk mengambil sampel makanan, guna uji laboratorium. Kami juga sudah berkordinasi dengan pihak SPPG dan perwakilan BGN,, ujar dr. Freddi selaku Kadis Kesehatan Kabupaten Toba.

Penanganan kejadian ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Toba menurunkan 5 orang dokter, 10 orang perawat, 3 orang tenaga surveilans, 1 orang analis laboratorium, 1orang apoteker dan 2 orang tenaga keparmasian.

Sampel makanan yang diambil dari dapur MPG Menu SPPG meliputi ikan jahir asam manis, tempe, sayur pokcoy, dan buah semangka. Dari hasil pemeriksaan awal, buah semangka yang dikonsumsi diduga sudah berlendir.

Hingga saat ini, penanganan dilapangan masih terus dilakukan. Tim kesehatan masih menerima laporan tambahan siswa yang mengalami gejala serupa, dan ambulans masih dikerahkan untuk menjemput siswa yang sudah sempat pulang ke rumah jelas dr. Freddi Sibarani yang juga sebagai Kadis Kesehatan. 

Hasil kordinasi kami dengan perwakilan BGN Toba memutuskan untuk menghentikan sementara oprasional SPPG Pardomuan nauli sampai ada hasil evaluasi dari BGN" ujar Freddi.


Red

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done