Viral !!! Napi Rutan Muntok Diduga Bebas Keluar Temui Kekasih, Indikasi Pungli dan Penyalahgunaan Wewenang - KUPAS TUNTAS NEW

Senin, 09 Maret 2026

Viral !!! Napi Rutan Muntok Diduga Bebas Keluar Temui Kekasih, Indikasi Pungli dan Penyalahgunaan Wewenang


MUNTOK | Kupastuntasnew.com

Dugaan pelanggaran serius di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Muntok tengah menjadi sorotan publik. Seorang narapidana berinisial MTO diduga dapat keluar dari dalam rutan untuk menemui kekasihnya di sebuah penginapan, bahkan menggunakan sepeda motor yang diduga telah disediakan oleh pihak tertentu.

Informasi tersebut mencuat setelah tim wartawan melakukan penelusuran dan menerima sejumlah keterangan dari sumber yang mengetahui aktivitas di dalam rutan. Dugaan ini memunculkan pertanyaan besar terkait sistem pengawasan di lembaga pemasyarakatan tersebut.

Dalam temuan investigasi, narapidana berinisial MTO disebut mendapat perlakuan khusus. Selain diduga bisa keluar dari rutan, ia juga disebut-sebut dapat menggunakan telepon seluler untuk berkomunikasi secara bebas, sesuatu yang seharusnya dilarang keras di dalam rumah tahanan.

Jika benar terjadi, kondisi ini mengindikasikan adanya kelemahan pengawasan bahkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum petugas rutan. Praktik semacam ini tidak hanya mencoreng citra lembaga pemasyarakatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Para pengamat hukum menilai, membiarkan narapidana keluar dari rumah tahanan tanpa prosedur resmi merupakan pelanggaran serius. Tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai penyalahgunaan wewenang (abuse of power) dan pelanggaran kode etik aparatur negara.

Bahkan, jika terbukti adanya imbalan atau keuntungan tertentu dalam praktik tersebut, perbuatan tersebut dapat masuk dalam unsur tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Selain merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan, dugaan pelanggaran ini juga berpotensi membuka peluang terjadinya pelarian narapidana atau tindak kriminal lain di luar rutan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Rutan Muntok belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan tim wartawan melalui pesan WhatsApp kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPLP) Rutan Muntok juga belum mendapatkan tanggapan.

Publik kini menanti klarifikasi dari pihak terkait serta langkah tegas dari aparat berwenang untuk mengusut tuntas dugaan pelanggaran di Rutan Muntok tersebut.


Red

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done